DEWI SAE (Desa Wisata SAE)
Pada hari Kamis, 8 Januari 2026 Desa Jabung Sisir mendapat kunjungan / visitasi dari Tim DEWI SAE (Desa Wisata SAE). Sebagai tindak lanjut program Empowerment Dewi SAE Tahap I 2025, wisata Pantai Bidara Desa Jabung Sisir mendapatkan pendampingan dari Tim DEWI SAE yang terdiri dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata; Dinas Perikanan; Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; BPBD bersama Tim EJEF (East Java Ecotourism Forum). Lokasi kunjungan berada di Dusun Bandaran Desa Jabung Sisir dimana pada lokasi tersebut direncanakan sebagai destinasi wisata Desa Jabung Sisir yang dipopulerkan dengan nama Wisata Pantai Bidara.
Visitasi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan wisata pantai Bidara. Dari hasil diskusi didapatkan usulan berupa akses jalan menuju lokasi wisata, pengembangan hutan mangrove, jembatan menuju laut. Akses menuju lokasi wisata masih sempit dan becek jika hujan, melewati kandang sapi dan rumah penduduk sehingga mengurangi minat pengunjung. Hutan Mangrove di lokasi Pantai Bidara sudah cukup rimbun hanya saja keragaman hayati belum nampak. Ditambah lagi dengan masih banyaknya kambing yang turun ke area mangrove yang memakan bibit mangrove. Jembatan menuju laut juga diusulkan oleh pihak Pemerintah Desa agar pengunjung dapat menikmati keindahan laut. Selama ini pengunjung kecewa karena jembatan yang sudah ada tidak sampai ke laut.
Tim Visitasi Dewi SAE juga memberikan saran kepada Pemerintah Desa. Legalitas lahan dapat dikoordinasikan dengan Dinas Kelautan Provinsi Jawa Timur melalui pokmaswas. Oleh karena itu perlu penguatan pokmaswas agar wisata ini tidak hanya menjadi sumber Pendapatan Asli Desa tapi juga bisa menjadi kawasan konservasi. Salah satu usulan yang menarik adalah mengubah nama destinasi wisata. Wisata Pantai Bidara dirubah menjadi Wisata Mangrove Bidara. (yeni_menik).